Home / Bidang Pemerintahan

Bidang Pemerintahan

Sistem pemerintahan bertujuan menjaga kestabilan masyarakat, menjaga tingkah laku kaum mayoritas maupun minoritas, menjaga fondasi pemerintahan, menjaga kekuatan politik, pertahanan, ekonomi, keamanan sehingga menjadi sistem pemerintahan yang kontinyu dan demokrasi dimana seharusnya masyarakat bisa ikut turut andil dalam pembangunan sistem pemerintahan tersebut.

  • Pelayanan Masyarakat.

Kegiatan pelayanan masyarakat sejauh ini belum optimal dikarenakan belum berfungsi dengan baik lembaga pemerintahan sebagai akibat rendahnya komunikasi dan koordinasi antar lembaga; mulai dari tingkat RT/ RW – BPD – Pemerintah Desa baik internal lembaga maupun antar lembaga. Hal penting yang belum menjadi perhatian dalam penyelenggaraan pemerintahan adalah tidak adanya regulasi tingkat desa (Perdes, Keputusan Kepala Desa) sebagai dasar dalam penyelenggaraan pemerintahan di desa,

Hak-Hak Demokrasi Masyarakat.

Peran serta masyarakat Hunuth-Durian Patah dalam berdemokrasi sudah cukup baik. Gambaran ini terlihat jelas saat dilakukan pesta demokrasi baik pemilihan Presiden (Pilpres), anggota legislatif (DPR, DPRD), maupun pemilihan Kepala Daerah (Gubernur dan Walikota), tingkat partisipasi (jumlah pemilih yang hadir) sangat tinggi (±78 %) dan penyaluran aspirasi setiap individu tidak menimbulkan gesekan yang menjurus pada tindakan Kriminal. Dinamika pemahaman hak-hak demokrasi yang baik ini, perlu dipertahankan dan dilestarikan sebagai salah satu kekuatan lokal untuk membangun masyarakat yang taat berbangsa dan bernegara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dinamika dalam berdemokrasi di tengah masyarakat Desa Hunuth-Durian Patah dapat dinilai baik dengan melihat keberadaan kepenguurusan partai-prtai politik didalam masyarakat dapat diterima dengan baik sebagai indikator  pendewasaan dalam berpolitik.

Beberapa kepengurusan partai politik yang ada di Desa Hunuth-Durian Patah, antara lain:

  1. Partai GOLKAR (Golongan Karya)
  2. PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan)
  3. Partai Demokrat
  4. Partai Nasdem
  5. Partai Hanura
  6. Partai Gerindra
  7. PKB
  8. PPP

Meskipun kehadiran partai-partai politik di Desa Hunuth-Durian Patah belum berdampak terhdap proses pembangunan secara utuh  namun di sisi lain keberadaan kepengurusan partai politik tersebut juga turut mendewasakan masyarakat Desa Hunuth-Durian Patah dalam pemahaman berpolitik.

Sumber Daya Aparat Desa.

Pengelolaan tugas penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pelayanan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat sebagaimana yang diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan perlu ditunjang dengan ketersediaan sumberdaya manusia yang berkuantitas dan memiliki kapasitas yang baik. Untuk melaksanakan tugas-tugas dimaksud dilakukan oleh 6 orang aparatur Pemerintah Desa. Dalam  tanggung jawab pelayanan masyarakat juga dibantu oleh 11 orang BPD.  Rata-rata pendidikan baik aparatur pemerintah Desa maupun staf BPD adalah SMA atau sederajat 10 orang dan SMP atau sederajat 3 orang, dan Sarjana (S1) 4 orang.

Fasilitas Pelayanan.

Upaya untuk mencapai pelayanan yang optimal bagi masyarakat, pemerintah sebagai penanggung jawab pembangunan harus memiliki sumberdaya aparatur pemerintah yang berkualits, memahami tugas pokok dan fungsi serta etos kerja yang tinggi dengan didukung oleh sarana dan prasrana yang memadai. Berbagai fasilitas kerja yang dimiliki oleh Pemerintah Desa Hunuth-Durian Patah, antara lain; 1 unit gedung kantor pemerintah desa, 2 unit komputer, 1 set meja kursi Kepala Desa, 1 set meja kursi Sekretaris, 1 set meja kursi Kepala Urusan.

Bangunan Sosial.

Untuk mendukung proses-proses pembangunan di Desa Hunuth-Durian Patah terdapat bangunan gedung dan bangunan sosial seperti:

  1. 1 bangunan Kantor pemerintah desa Desa Hunuth-Durian Patah termasuk  1 ruang PKK, 1 ruang pertemuan serta 1 gedung pertemuan RT/RW. 1 Unit PAUD,
  2. 2 bangunan kantor Koperasi Unit Desa,
  3. 1 bangunan Rumah Pintar/Perustakaan Desa,
  4. 1 bangunan Poskesedes,
  5. 1 bangunan Pustu
  6. 3 bangunan Sekolah Dasar (SD)
  7. 3 bangunan Mesjid
  8. 2 bangunan Gereja