Home / Bidang Ekonomi

Bidang Ekonomi

Dinamika kehidupan masyarakat diperdesaan umumnya sangat bergantung dari garapan potensi sumberdaya alamnya sebagai kekuatan ekonomi untuk meningkatkan status sosial ekonomi masyarakat di Desa Hunuth-Durian Patah. Meskipun demikian potensi sumberdaya alam tersebut belum dikelola secara baik karena terbatasnya kapasitas sumberdaya manusia untuk mengembangkannya. Dengan tidak mengabaikan potensi sumberdaya alam lainnya, ternyata sumberdaya alam yang sangat potensial dan unggul di Desa Hunuth-Durian Patah adalah sektor perkebunan, perikanan dan pariwisata.

Perkebunan.

Tanaman perkebunan yang banyak diusahakan oleh masyarakat Desa Hunuth-Durian Patah sangat variatif dan yang sangat menonjol adalah cengkih, kelapa dan beberapa jenis tanaman buah-buahan. Usaha ini berkembang cukup baik karena selain dilakukan secara turun temurun, namun karena prospek pasar yang cukup baik.

Dari luas wilayah daratan di Desa Hunuth-Durian Patah, yang dimanfaatkan untuk usaha perkebunan seluas 15 Ha, yang baru dimanfaatkan untuk beberapa jenis tanaman perkebunan seperti: tanaman pala  seluas 1,25 Ha terdiri dari 50 pohon, dengan hasil produksi pertahun sebanyak 1 ton, tanaman cengkih seluas 3,6 Ha, sebanyak 100 pohon, dengan hasil produksi pertahun sebanyak 5 ton, tanaman durian seluas 2,0 Ha, sebanyak 30 pohon dengan hasil produksi pertahun sebanyak 2 ton, tanaman kelapa seluas 5,0 Ha, sebanyak 500 pohon dengan produksi pertahun 10 ton, tanaman mangga seluas 1,0 Ha,sebanyak 50 pohon dengan hasil produksi pertahun 1 ton. Selain keenam jenis komoditi unggulan tersebut, masih ditemui tanaman perkebunan lainnya seperti manggis, seluas 0,9 Ha sebanyak 25 pohon dengan produksi pertahun 1 ton dan Sagu seluas 0,75 Ha, sebanyak 30 pohon dengan hasil produksi per tahun 1 ton.

 Tabel II.2: Jenis Tanaman, Luas Lahan Serta Jumlah Produksi Pertahun

No. Jenis Tanaman Perkebunan Jumlah Pohon Luas Lahan Usaha (Ha) Produksi Per tahun (Ton)
1 Cengkih 100 3,6 5
2 Pala 50 1,25 1
3 Durian 30 2,0 2
4 Kelapa 500 5,0 10
5 Langsat/Dukuh 30 1,0 1
6 Mangga 50 1,0 1
7 Manggis 25 0,9 1
8 Sagu 30 0,75 1

Sumber; Pemerintah Desa Hunuth-Durian Patah

Perikanan.

Perairan laut seputar Desa Hunuth-Durian Patah memiliki potensi sumberdaya yang cukup melimpah baik itu potensi ikan, maupun beberapa jenis hasil laut lainnya baik perikanan tangkap maupun budidaya keramba apung (pembesaran dan pembenihan).

Potensi perairan di sekitar laut Hunuth-Durian Patah belum dikelola secara optimal, terutama untuk sistim budidaya dengan keramba jaring apung (pembesaran) dan pengembangan benih ikan. Kegiatan perikanan tangkap memiliki fasilitas antara lain: peralatan sederhana (tradisional) berupa pancing biasa dan jaring tangkap 3 kelompok, bobo 2 buah, ditunjang dengan perahu semang sebanyak 43 buah serta longboat 10 buah. Untuk kegiatan budidaya ikan terdapat 2 kelompok yang masih aktif dari 5 kelompok yang ada yaitu budidaya Kerapu dengan Keramba Jaring Apung (KJA). Dengan  menggunakan peralatan tangkap yang sederhana  hasil tangkapan belum maksimal untuk meningkatkan pendapatan Rumah Tangga Nelayan. Kegiatan penangkapan dan Budidaya perikanan dilakukan oleh 56 orang, yang tergabung dalam  5 kelompok nelayan.

Pertanian.

Usaha pertanian yang dilakukan oleh masyarakat lebih banyak berupa tanaman umur pendek dan bukan menjadi pekerjaan utama bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan keluarga, namun hanya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga, namun demikian ada beberapa keluarga yang menjual untuk memperoleh pendapatan dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan harian/kebutuhan konsumtif.

Seyogianya untuk mengembangkan usaha pertanian potensinya cukup besar karena lahan cukup tersedia, namun kendala utama yang dihadapi selain kemampuan sumberdaya manusia yang terbatas, kegiatan penyuluhan oleh tenaga penyuluh serta sulitnya mendapat akses terhadap sarana-sarana produksi pertanian (saprodi).

 Tabel II.3 : Jenis Tanaman Pertanian, Luas Lahan dan Jumlah Produksi Pertahun

No. Jenis Tanaman Pertanian Luas Lahan Usaha (Ha) Produksi Per tahun (Ton)
1 Kacang – Kacangan 5,0  
2 Kangkung 0,05  
3 Ketela Pohon 5,0  
4 Tomat 0,025  
5 Cabe 0,5  
6 Mentimun 0,05  
7 Terung 0,025  
8 Jagung 1,0  
9 Bayam 0,025  

Sumber; Pemerintah Desa Hunuth-Durian Patah

Pariwisata.

Desa dan negeri yang terdapat di Kota Ambon pada umumnya memiliki potensi alam dan sosial budaya  yang dapat ditawarkan sebagai salah sau destinasi pariwisata. Desa Hunuth-Durian Patah yang memiliki potensi sumberdaya alam pegunungan, pesisir dan sosial budaya apabila dikelola dengan tujuan sebagai tempat rekreasi akan menjadi daya tarik bagi masyarakat di sekitar  kota Ambon untuk menikmatinya.

Usaha Mikro Kecil Menengah.

Sektor Usaha Kecil dan Mikro (UKM) merupakan salah satu kekuatan ekonomi pedesaan yang berkembang di masyarakat dan perlu mendapat perhatian karena mampu untuk mendorong peningkatan pendapatan masyarakat Desa Hunuth-Durian Patah . Adapun jenis kegiatan usaha ekonomi adalah: kegiatan papalele dan pedagang pasar sebanyak 71 orang, kios/pondok sebanyak 32 buah, Air isi ulang 2 buah, pemilik ojek 17 orang, toko sebanyak 2 buah, pemilik angkot 4 orang, bengkel sepeda motor 3 buah, selain itu juga terdapat kegiatan ekonomi produktif  lainnya yang diusahakan masyarakat. Kegiatan ekonomi produktif juga ditunjang dengan 1 Koperasi Unit Desa  (KUD) dan 1 Koperasi Wanita.  (lihat tabel II.6)

Tabel : Jumlah Jenis Usaha Kecil dan Menengah

No Jenis Usaha Jumlah (Unit/Kelompok)
A.   Usaha Kecil dan Mikro  
1 Bengkel Motor 3
2 Kios/Pondok 32
3 Pemilik Ojek 17
4 Koperasi 2
5 Air isi ulang 2
B.   Usaha Menengah  
2 Toko 2
3 Pemilik Angkot 4
4 Bengkel sepeda motor 2

Sumber; Pemerintah Desa Hunuth-Durian Patah

Mata Pencaharian.

Jenis mata pencaharian utama masyarakat Desa Hunuth-Durian Patah lebih banyak bergerak di bidang jasa, Pegawai Negeri Sipil (PNS), perkebunan/pertanian, perikanan dan perdagangan. Meskipun demikian masih juga banyak anggota masyarakat yang memiliki pekerjaan lain baik dalam mengelola usaha-usaha ekonomi produktif seperti usaha kios/pondok, papalele, pemilik angkutan umum dan ojek, juga ada berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), buruh bangunan, karyawan swasta serta pensiunan PNS.

Dari jumlah usia angkatan kerja sebanyak 1.608 orang atau 50,1 % memiliki pekerjaan tetap, sedangkan sisanya sebesar 49,9 % memiliki pekerjaan tidak tetap atau tergantung pada kalender musim. Mata pencaharian masyarakat di Desa Hunuth-Durian Patah meliputi: Pegawai Negeri Sipil  sebanyak 123 orang (17%), wiraswasta sebanyak 33 orang (5%), pekerja bangunan/pelabuhan sebanyak 17 orang (2%), petani sebanyak 152 orang (21%), nelayan sebanyak 56 orang (8%), , TNI/Polri sebanyak 19 orang (3%), pensiun PNS sebanyak 15 orang (2%), karyawan swasta/perusahaan sebanyak 173 orang (24%), papalele/jibu – jibu sebanyak 58 orang (8%), pengrajin sebanyak 7 orang (1%). Pada Tabel II.3 secara jelas telah menggambarkan komposisi mata pencaharian utama masyarakat Desa Hunuth-Durian Patah tahun 2014.

Tabel II.3 : Penduduk Menurut Mata Pencaharian

No Jenis Pekerjaan Jumlah (orang)
1 Petani 152
2 Nelayan 56
3 Pegawai Negeri Sipil 123
4 Pensiun 15
5 Karyawan/Swasta 173
6 Tukang Ojek 67
7 Buruh Bangunan/Pelabuhan 17
8 Wiraswasta 33
9 Pedagang Pasar 13
10 TNI/Polri 19
11 Papalele/Jibu – jibu 58
12 Pengrajin /kerajinan rumah tangga 7
  Jumlah 733

Sumber; Pemerintah Desa Hunuth-Durian Patah

Pendapatan Masyarakat.

Dari jumlah usia angkatan kerja sebanyak 1.608 orang atau 50,1 % memiliki pekerjaan tetap, sedangkan sisanya sebesar 49,9 % memiliki pekerjaan tidak tetap atau tergantung pada kalender musim, ini sangat berpengaruh pada pendapatan masyarakat atau keluarga.

Informasi yang diperoleh, ternyata pendapatan rill rata-rata keluarga di Desa Hunuth-Durian Patah jumlah masyarakat yang berpenghasilan lebih kecil dari Rp 1.000.000,- setiap bulan adalah 403 orang, lebih besar dari Rp 1.000.000,- hingga lebih kecil dari Rp 5.000.000,- setiap bulan adalah 328 orang dan yang berpendapatan lebih besar dari Rp 5.000.000,- setiap bulan adalah 12 orang.

Tabel II.3: Rata – Rata Pendapatan Masyarakat  per bulan Tahun 2014

No Rata – rata pendapatan per bulan (Rp) Jumlah orang Ket
1 < 1000.000 403  
2 >1.000.000 – < 5.000.000 328  
3 > 5.000.000 12  
Jumlah 1.846  

 Sumber; Pemerintah Desa Hunuth-Durian Patah

Putus Sekolah dan Pengangguran

Angka anak putus sekolah diusia sekolah sebanyak 47 anak  dengan alasan utama kondisi ekonomi keluarga yang rendah sehingga anak pada usia sekolah ikut menanggung beban pekerjaan untuk memperoleh pendapatan.

Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu. Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang mampu menyerapnya.  Adapun perbandingan jumlah pegangguran di Desa Hunuth-Durian Patah adalah 101 (61%) perempuan dan 64 (39%) laki-laki .